Daftar Blog

Senin, 09 Maret 2015

Tata Nama Senyawa dan Daftar Kation dan Anion



Tata nama senyawa kimia
A.   Tata Nama Senyawa Anorganik
Senyawa Ionik Logam Dan Non-Logam
Ionik terbentuk dari dari kation (ion positif) dan anion (ion negatif). Banyak senyawa ionik merupakan senyawa biner, yaitu senyawa yang terbentuk dari hanya dua unsur. Untuk senyawa ionik biner, penamaan dimulai dari kation logam kemudian diikuti anion nonlogam dan diberi akhiran "-ida". Untuk kation yang memiliki lebih dari 1 jenis muatan (bilangan oksidasi), diberi keterangan angka romawi di tengahnya sesuai besarnya muatan.
Kation
Anion
Rumus senyawa
Nama senyawa
Na+
Cl-
NaCl
Natrium klorida
K+
SO32-
K2SO3
Kalium sulfit
Ag+
PO43-
Ag3PO4
Perak fosfat
Mg2+
Br-
MgBr2
Magnesium bromida
Ca2+
CO32-
CaCO3
Kalsium karbonat
Fe2+
AsO33-
Fe(AsO3)2
Besi(II) arsenit
Al3+
NO3-
Al(NO3)3
Aluminium nitrat
Fe3+
SO42-
Fe2(SO4)3
Besi (III) sulfat
Co3+
PO33-
CoPO4
Kobalt (III) fosfat

Contoh penamaan senyawa

Beberapa Kation Monoatom Umum
Golongan
Unsur
Nama Ion
Simbol Ion
IA
Kation Litium
Li+
Kation Natrium
Na+
Kation Kalium
K+
IIA
Kation Berilium
Be2+
Kation Magnesium
Mg2+
Kation Kalsium
Ca2+
Kation Stronsium
Sr2+
Kation Barium
Ba2+
IB
Kation Perak
Ag+
IIB
Kation Seng
Zn2+
IIIA
Kation Aluminium
Al3+








Beberapa Anion Monoatom Umum
Golongan
Unsur
Nama Ion
Simbol Ion
VA
Nitrogen
Anion Nitrida
N3-
Fosfor
Anion Fosfida
P3-
VIA
Oksigen
Anion Oksida
O2-
Belerang
Anion Sulfida
S2-
VIIA
Fluorin
Anion Fluorida
F-
Klorin
Anion Klorida
Cl-
Bromin
Anion Bromida
Br-
Iodin
Anion Iodida
I-


Beberapa Logam Umum yang Memiliki Lebih dari Satu Bilangan Oksidasi
Golongan
Unsur
Nama Ion
Simbol Ion
VIB
Krom (II) atau Kromo
Cr2+
Krom (III) atau Kromi
Cr3+
VIIB
Mangan (II) atau Mangano
Mn2+
Mangan (III) atau Mangani
Mn3+
VIIIB
Besi (II) atau Fero
Fe2+
Besi (III) atau Feri
Fe3+
Kobalt (II) atau Kobalto
Co2+
Kobalt (III) atau Kobaltik
Co3+
IB
Tembaga (I) atau Cupro
Cu+
Tembaga (II) atau Cupri
Cu2+
IIB
Merkuri (I) atau Merkuro
Hg22+
Merkuri (II) atau Merkuri
Hg2+
IVA
Timah (II) atau Stano
Sn2+
Timah (IV) atau Stani
Sn4+
Timbal (II) atau Plumbum
Pb2+
Timbal (IV) atau Plumbik
Pb4+



Senyawa molekular non-logam dan non-logam
banyak senyawa molekular merupakan senyawa biner. senyawa molekular tersusun atas unsur-unsur non-logam. Penamaan dimulai dari unsur no-logam pertama diikuti nama unsur non-logam yang diberi akhiran -ida. Jika dua unsur non-logam dapat membentuk lebih dari dua jenis senyawa maka digunakan awalan Yunani, suatu awalan yang sesuai dengan indeks dalam rumus kimianya.

*       1 = mono
*       2 = di
*       3 = tri
*       4 = tetra
*       5 = penta
*       6 = heksa
*       7 = hepta
*       8 = okta
*       9 = nona
*       10= deka

Contoh penamaan senyawa

Rumus senyawa
Nama senyawa
CO
Karbon monoksida
CO2
Karbon dioksida
SO2
Sulfur dioksida
SO3
Sulfur trioksida
CCI4
Karbon tetraklorida
Cl2O7
Dikloro heptaoksida
N2O5
Dinitrogen pentaoksida

Pengecualian untuk senyawa molekular yang mengandung hidrogen, tidak menggunakan awalan Yunani. di mana senyawa disebut dengan nama umum yang tidak sistematis.
Contoh :

B2H6     Diboran
CH4      Metana
SiH4      Silan
NH3      Amonia
PH3      Fosfin
H2O      Air
H2S       Hidrogen sulfida



Tata nama Senyawa Poliatomik
penamaan dimulai dari ion positif (kation) dilanjutkan dengan ion negatif (anion). Untuk ion logam yang memiliki lebih dari satu jenis muatan diberi keterangan angka romawi ditengahnya sesuai besar muatan.
Beberapa Ion Poliatom Penting
Nama Ion
Simbol Ion
Nama Ion
Simbol Ion
Sulfat
SO42-
Hidrogen Fosfat
HPO42-
Sulfit
SO32-
Dihidrogen Fosfat
H2PO4-
Nitrat
NO3-
Bikarbonat
HCO3-
Nitrit
NO2-
Bisulfat
HSO4-
Hipoklorit
ClO-
Merkuri (I)
Hg22+
Klorit
ClO2-
Amonia
NH4+
Klorat
ClO3-
Fosfat
PO43-
Perklorat
ClO4-
Fosfit
PO33-
Asetat
CH3COO-
Permanganat
MnO4-
Kromat
CrO42-
Sianida
CN-
Dikromat
Cr2O72-
Sianat
OCN-
Arsenat
AsO43-
Tiosianat
SCN-
Oksalat
C2O42-
Arsenit
AsO33-
Tiosulfat
S2O32-
Peroksida
O22-
Hidroksida
OH-
Karbonat
CO32-
Contoh:
NH4Cl              amonium klorida
NaNO3                        natrium nitrat
MgSO4                        magnesium sulfat
KCN                 kalium sianida
Zn(OH)2          seng(II) hidroksida (pada senyawa ini, bilangan oksidasi seng = 2)
FeC2O4           besi(II) oksalat (pada senyawa ini, bilangan oksidasi besi = 2)
Fe2(SO4)3       besi(III) sulfat (pada senyawa ini, bilangan oksidasi besi = 3)


Tata nama senyawa Asam dan Basa
Penamaan asam
Untuk asam biner (terdiri dari dua jenis unsur), penamaan dimulai dari kata "asam" diikuti nama sisa asamnya. Untuk asam yang terdiri dari tiga jenis unsur, penamaan dimulai dari kata "asam" diikuti nama sisa asamnya, yaitu anion poliatom. Contohnya :
Rumus kimia
Nama
HF
Asam flourida
HCl
Asam klorida
HBr
Asam bromida
HI
Asam iodida
H2SO4
Asam sulfat
HClO
Asam hipoklorit
HClO2
Asam klorit
HClO3
Asam klorat
HClO4
Asam perklorat
HNO3
Asam nitrat
H2C2O4
Asam oksalat
H3PO3
Asam fosfit
H3PO4
Asam fosfat
H2CrO4
Asam kromat
H2CO3
Asam kabrbonat
Penamaan basa
Basa adalah zat yang di dalam air dapat menghasilkan ion OH. Larutan basa bersifat kaustik, artinya jika terkena kulit terasa licin seperti bersabun. Pada umumnya basa adalah senyawa ion yang terdiri dari kation logam dan anion OH–.Senyawa basa dibentuk oleh ion logam sebagai kation dan ion OH– atau ion hidroksida sebagai anion. Penamaan senyawa basa yaitu dengan menuliskan nama logam (kation) di depan kata hidroksida. Contoh:

*       NaOH Natrium hidroksida
*       Ba(OH)2 Barium hidroksida


B.    Tata Nama Senyawa Organik
Senyawa organik adalah senyawawa yang mempunyai komponen penyusun terbesara atom C, H, dan O. senyawa organik mempunyai tata nama tersendiri. IUPAC memberikan awalan, sisipan maupun akhiran yang menggambarkan jenis dan posisi gugus fungsi.
Senyawa organik
Tata nama
Contoh
Alkana
Akhiran -ana
CH4  =  metana
Alkena
Akhiran -ena
CH2  =  CH2   =  etana
Alkuna
Akhiran -una
CH  = CCH3  =  propuna
Alkanol
Akhiran -nol
CH3CH2OH  =  etanol
Alkanal
Akhiran -al
C3H6O  =  proponal
Alkanon
Akhiran -on
C4H8O  =  butanon
Alkil alkanoat
Akhiran -il -oat
C3H6O2  =  metil etanoat


DAFTAR NAMA KATION DAN ANION

NO
KATION
NAMA
ANION
NAMA
1.
H+
Hidrogen
OH-
Hidroksida
2.
Li+
Litium
SO4-2
sulfat
3.
Na+
Natrium
SO3-2
sulfit
4.
K+
Kalium
PO4-3
fosfat
5.
Rb+
Rubidium
PO3-3
fosfit
6.
Cs+
Sesium
NO2-
Nitrit
7.
Fr+
Fransium
NO3-
Nitrat
8.
Be+2
Berilum
CO3-2
Karbonant
9.
Mg+2
Magnesium
CN-
Sianida
10.
Ca+2
Kalsium
F-
Flourida
11.
Sr+2
Stronsium
Cl-
Klorida
12.
B+3
Boron
Br-
Bromida
13.
Al+3
Aluminium
I-
Iodida
14.
In+3
Indium
O-2
Oksida
15.
Fe+3
Besi(III)
S-2
Sulfida
16
Fe+2
Besi(II)
N-3
Nitrida
17.
Cu+2
Tembaga(II)
P-3
Fosfida
18.
Cu+3
Tembaga(III)
CH3COO-
Asetat
19.
NH+4
Amoniun
OCN-
Sianat
20.
Pb+4
Timbal(IV)
C2O4-2
Oksalat
21.
Pb+3
Timbal(III)
ClO-
Klorat(I)
22.
Sn+4
Timah(IV)
ClO2-
Klorat(III)
23.
Sn+3
Timah(III)
ClO3-
Klorat(V)
24.
Mn+4
Mangan
ClO4-
Klorat(VII)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar