
Mawar namanya, cantik orangnya pandai otaknya. adalah salah satu mu'alaf yang berniat baik untuk memperdalam ilmu agamanya di salah satu pondok, saat itu mawar baru saja duduk dibangku SMP. Karena dia bersekolah di pondok maka dia tinggal di asrama. kebetulan dia tinggal di asarama bersama 8 santriwati termasuk Mawar. Indah, Ainur, Tyas, Bela, Ana, Ika, Rika adalah teman satu asaramanya yang kebetulan tau tentang kemu'alafannya. tapi saat mereka mengerti akan kemu'alafan itu mereka malah mendzolimi Mawar, padahal yg harus kita lakukan sebagai umat islam adalah saling mengasihi apalagi terhadap mu'alaf yg berniat untuk mempelajari apa itu islam. dan saat itu ternyata mereka akan belajar bersama dikelas formal. Mawar yang dianugerahi otak yang pandai oleh Allah SWT itu termasuk orang yg digemari oleh guru guru formal, meskipun para guru tau bahwa Mawar adalah mu'alaf namun itu bukan menjadi alasan para guru sayang padanya melainkan mawar adalah anak yang pandai, baik , sopan dan santun. Ainur adalah orang yang rupanya tak rela dengan apa yang didapatkan oleh mawar.samapi timbul pikiran pikiran negatif yang muncul di benaknya. kemudian, hari demi hari yang dilalui oleh mawar terasa hampa tanpa seorang kawan karena ternyata ainur mempengaruhi teman temannya agar tidak bergaul dengannya. malang sekali nasib mawar sampai suatu saat didalam lemarinya berisi barang barang yang semestinya ada di tong sampah malah terletak di dalam lemarinya. mengalir sedikit demi sedikit air mata di dinding pipinya.walau begitu mawar tak pernah berbagi cerita dengan salah seorang temannya atau pun dengan orang tuanya.dia merasa bahwa memang dia pantas dengan apa yang didapatkannya. sampai saat dia genap dengan usianya yang ke 13 tahun, ibu mawar datang untuk memberi kejutan kepada anak kesayangnya itu. namun apa yang didapati oleh ibu mawar saat dia datang ke kamar tidurnya, dia tengah mendapati anaknya yang sedang menangis namun anehnya. teman teman yang ada di dalam kamar ainur tak sedikit pun mencoba untuk menenengkan mawar. ibu mawar pun mulai curiga. mereka pergi bersama untuk makan di kantin, saat itu juga ibu mawar mencoba merayu mawar untuk bercerita padanya.akhirnya mawar mulai terbuka dengan ibunya. dan tak tanggung tanggung ibu mawar mengadukan peristiwa tersebut pada pihak sekolah, dan tanpa diduga oleh mawar, ternyata serta merta ibunya mengajukan permintaan pindah sekolah. dengan emosi dia mengatakan "Apa seperti ini tingkah laku santri santri pondok yang seharusnya bersikap santun?? sungguh saya kecewa dengan apa yang diperbuat santri santri itu kepada anak saya yang mau belajar tentang islam."
teman teman semua, tidak sepantasnya kita memiliki sifat iri maupun dengki terhadap saudara saudara kita. sesungguhnya iri, dengki, sombong, itu adalah salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya. dan perlu di ingat, bahwa apa bila kita menemui seorang mu'alaf yang sedang belajar, maka janganlah kita mengolok olokkannya karena ketersesatannya di masa lampau. kita sebagai umat muslim harusnya bisa berhati lembut sabar tabah dan penyayang sebagaimana Rasulallah SAW.
Resah gelisah hati ibu mawar tak dapat terbendung dihatinya, kegetiran hatinya tak dapat terobati. bergegas ibu mawar memaksa mawar untuk pindah sekolah. ibu mawar tak setuju jika mawar ada di sana. akhirnya dengan berat hati mawar meninggalkan sekolahnya. mawar hanya bisa berdoa semoga apa yang dilakukan ibunya mengandung hikmah yang besar. walaupun dia berada di sana tak lama namun mawar bisa dengan cepat menyerap ilmu ilmu yang diajarkan pada guru guru disana. mawar cukup bersyukur dengan apa yang dia dapatkan disana.
Hari baru yang dilalui mawar di sekolah barunya cukup mengasyikan. mawar dapat dengan mudah berinteraksi dengan kawan kawan barunya. mawar merasakan bahwa pikiranya terasa jernih. hatinya tenang. sejak mawar masuk islam dia tak pernah lagi merasa gelisah dengan segala urusan yang belum terselesaikan. namun sekarang. mawar bisa terasa tenang karena mawar percaya bahwa disisinya ada Allah yang selalu membantunya selama dia mengerti mana yang seharusnya dia lakukan dan mana yang tak berhak dilakukannya.
Sangat senang hati mawar saat mengerti bahwa disekolahnya ada organisasi ROHIS (rohani islam) mawar ingin sekali masuk ke organisasi itu. sayangnya ibunya tak mengizinkan, ibunya terlalu khawatir dengan keadaan mawar yang baru saja mu'alaf. mawar sangat kecewa dengan keputusan ibunya. tapi mawar terus memohon dengan ketulusan hati pada ibunya. akhirnya ibu mawar dengan lapang menerimanya. mawar senang dengan keputusan ibunya.
Hari demi hari, mawar merasa di organisasi itu banyak yang bisa di luapkan disana.mawar menghasilkan banyak karya di sana, dimulai dari cerpen cerpen islam yang dia buat, ternyata banyak teman temannya yang mendukung cerpen mawar. akhirnya mawar berusaha untuk mengembangkan karyanya menjadi sebuah novel.kesuksesannya membuat dia menjuarai lomba novel remaja sejawa tengah. sungguh mawar merasa nikmat yang berlimpah dari Allah. ibunya bangga pada mawar, dan semakin yakin bahwa dia akan baik baik saja disana. tak pernah disangka sangka apa yang didapat oleh mawar. mawar yakin bahwa Allah akan membalas semua keikhlasannya menghadapi segala ujian yang dia dapati selama ini.
Allah SWT akan mendatangkan rizeki dari arah mana saja yang Ia kehendaki. dan Allah SWT pasti akan membalas segala kebajikan dengan berlipat nikmat yang tak terduga. selagi kita percaya akan Allah, semoga Allah akan senantiasa memelihara akhlaq kita semua. percayalah bahwa Allah tidak tidur. jangankan tidur mengantukpun tak pernah Ia lalui. subhanallah.
Semoga bermanfaat untuk meneguhkan imam kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar